Langsung ke konten utama

Perubahan Kebudayaan (Cultural Change)

 

Perubahan Kebudayaan ( Cultural Change)

Perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam sistem ide yang dimiliki bersama oleh masyarakat yang bersangkutan antara lain mencakup aturan-aturan, norma-norma yang berlaku, nilai-nilai, teknologi selera dan keindahan/kesenian dan bahasa. Perubahan kebudayaan terjadi merupakan buah respon masyarakat terhadap perkembangan jaman yang semakin canggih dan modern yang mengharuskannya untuk terus melakukan inovasi. Perubahan kebudayaan terjadi apabila unsur-unsur kebudayaan yang ada dalam masyarakat telah berubah. Unsur-unsur kebudayaan yang dimaksud yaitu bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian, sistem religi dan kesenian. Perubahan kebudayaan akan sangat dianggap tabu apabaila hal ini terjadi pada masyarakat adat tradisional yang masih hidup secara tradisional dan mempertahankan cara hidup mereka.

Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa dampak yang cukup signifikan terhadap kehidupan manusia. Salah satunya, dengan adanya internet yang berpengaruh sangat besar terhadap perubahan di dunia pendidikan. Dengan banyaknya kelebihan internet baik dari sisi efisiensi waktu, lengkapnya informasi, maupun fleksibelitas membuat buku tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan. Ini semua merupakan contoh perubahan budaya di dunia pendidikan saat ini. Lalu, apa sebenarnya pengertian perubahan kebudayaan itu?

Secara umum, perubahan kebudayaan merupakan perubahan dalam sistem yang menyangkut ide dalam kehidupan masyarakat. Perubahan kebudayaan juga dapat dikatakan sebagai terjadinya kondisi ketidaksesuaian antar unsur-unsur budaya yang ada dan akhirnya menciptakan keadaan yang tidak serasi bagi kehidupan.

Perubahan kebudayaan merupakan cara baru dalam upaya perbaikan terhadap bagaimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya. Perubahan kebudayaan mencakup berbagai hal mulai dari kesenian, teknologi, ilmu pengetahuan, bahkan sistem kemasyarakatan. Para ahli mengemukakan pendapat mengenai pengertian perubahan kebudayaan. Berikut ini pengertian perubahaan kebudayaan menurut para ahli.

1. Samuel Koenig                          

Samuel Koenig mengemukakan pendapatnya bahwa perubahan kebudayaan yaitu suatu cara untuk memodifikasi hal yang ada pada pola-pola kehidupan manusia. Adapun terjadinya sebuah modifikasi disebabkan karena faktor internal maupun eksternal.

2. Selo Soemardjan

Selo Soemardjan mengemukakan pendapatnya bahwa perubahan kebudayaan adalah semua perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan yang dapat mempengaruhi suatu sistem sosial, baik itu sikap, nilai-nilai, maupun pola perilaku seseorang yang ada diantara kelompok dalam masyarakat.

3. John Lewin Gillin dan John Philip Gillin

Menurut John Lewin Gillin dan John Phillip Gillin, perubahan kebudayaan adalah cara hidup yang bervariasi yang terjadi karena disebabkan oleh perubahan kondisi geografis termasuk ideologi , komposisi penduduk.

 

 

Unsur-Unsur Perubahan Kebudayaan

Perubahan kebudayaan sebenarnya lebih mengacu pada sebuah perubahan dalam proses tata sosial dalam masyarakat. Dimana, perubahan kebudayaan ini dapat berlangsung dengan sangat cepat ataupun lambat dan umumnya sangat tidak bisa disadari oleh masyarakat dalam sebuah Negara. Ada beberapa unsur-unsur mendasar kebudayaan yang dikenal dengan tujuh unsur universal antara lain:

1.      Sistem peralatan hidup dan teknologi

Dalam hal ini mencakup peralatan memasak, pakaian, senjata, alat kebersihan, alat transportasi dan lain-lain. Contohnya, pada zaman nenek moyang, kita terbiasa memasak makanan dengan cara dibaka, tetapi pada zaman modern ini kita sudah bisa memanggang dengan menggunakan oven, atau menggoreng dengan wajan.

2.      Bahasa

Pada zaman dahulu bahasa disampaikan hanya sebatas dari mulut ke mulut. Namun, saat ini bahasa dapat disampaikan melewati tulisan seperti Koran, media, jurnal ilmiah, dan masih banyak lagi.

3.      Sistem pengetahuan

Ini merupakan logika atau dasar dari pemikiran masyarakat yang terus berkembang seiring berjalannya waktu.

4.      Sistem kemasyarakatan

Seiring berjalannya waktu ilmu pengetahuan semakin maju. Dulunya manusia hanya dapat menelitu yang tampak di mata tetapi sekarang manusia bahkan dapat meneliti yang amat kecil seperti atom dan partikel.

5.      Sistem ekonomi dan mata penceharian

Zaman dahulu sebagian besar mata penceharian dikuasai laki-laki baik dalam segi pertanian, industry, maupun perkantoran, sedangkan para wanita biasanya berada di rumah mengurus rumah tangga. Berbeda halnya dengan saat ini, wanita dapat ikut mencari mata penceharian lain dan membantu perekonomian keluarga.

6.      Sistem religi

Jika dahulu manusia hanya mempercayai keberadaan roh-roh halus, kni tiak lagi. Saat ini manusia lebih sering menggunakan akal maupun logikanya.

7.      Kesenian

Ini mencakup seni rupa, seni tari, dan seni suara. Dulu masyarakat Jawa menganggap bahwa rumah yang gelap adalah rumah yang indah. Namun, sekarang banyak orang Jawa yang punya rumah bernuansa terang atau pastel.

 

Dampak perubahan Sosial Budaya

Faktor-faktor perubahan sosial budaya tersebut secara langsung atau tidak langsung akan memberikan dampak negatif dan positif. Kita tidak khawatir jika perubahan yang terjadi bersifat positif karena perubahan positif akan memberikan pengaruh baik. Namun, kita harus berhati-hati dengan dampak negatif yang menonjol.

a.       Akibat positif: Perubahan dapat terjadi apabila masyarakat dengan kebudayaan mampu menyesuaikan diri dengan gerak perubahan. Keadaan masyarakat yang memiliki kemampuan dalam menyesuaikan diri disebut adjusment, sedangkan bentuk penyesuaian masyarakat dengan gerak perubahan disebut integrasi.

b.      Akibat Negatif: Akibat negatif terjadi apabila masyarakat dengan kebudayaannya tidak mampu menyesuaikan diri dengan Gerakan

 

Gabungan dari unsur-unsur kebudayaan yang menyebar diantara kebudayaan.

A.    Akulturasi

Proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing dengan sedemikian rupa, sehingga unsurunsur kebudayaan asing lambat laun diterima dan diolah dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian dari kebudayaan itu sendiri.

 

B.     Asimilasi

Proses sosial yang timbul bila ada golongangolongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda saling bergaul langsung secara intensif untuk waktu yang lama sehingga kebudayaan dari golongan-golongan tadi berubah wujudnya menjadi suatu unsur kebudayaan campuran.

 

C.     Inovasi

Inovasi merupakan suatu proses perubahan kebudayaan yang terjadi karena adanya pengaruh yang timbul dari dalam kebudayaan itu sendiri (disini terjadi pembauran) sehingga menghasilkan hal yang baru.





Refrensi:

 

https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/Religious/article/download/3098/pdf

https://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/alhikmah/article/%20%20%20%20%20%20%20%20%20download/323/273%20diakses%2011%20Januari%202018

https://repository.unikom.ac.id/35854/1/PERUBAHAN%20KEBUDAYAAN.pdf

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perilaku Kolektif & Pengelompokan Manusia

  A.    Perilaku Kolektif   Ahli sosiologi menggunakan istilah perilaku kolektif mengacu pada perilaku sekelompok orang yang muncul secara spontan, tidak terstruktur sebagai respons terhadap kejadian tertentu. Perilaku kolektif adalah suatu perilaku yang tidak biasa , sehingga perilaku kolektif dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang relatif spontan, tidak terstruktur dan tidak stabil dari sekelompok orang, yang bertujuan untuk menghilangkan rasa ketidakpuasan dan kecemasan. Sehingga kita dapat membedakan antara perilaku kolektif dengan perilaku yang rutin. Secara teoritis perilaku kolektif dapat dijelaskan dari berbagai sudut teori antara lain teori penyebaran, teori interaksionis, teori emergent-norm dan teori value-added. Kondisi pokok yang memicu munculnya perilaku kolektif menurut teori value-added adalah: kesesuaian struktural, ketegangan struktural, berkembangnya kepercayaan umum, faktor yang mendahului, mobilisasi dan kontrol sosial.   Horton...
 RELASI MASA MELALUI MEDIA MASSA             Dijaman yang semakin maju ini, media sosial memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Media sosial memiliki berbagai macam bentuk dan keunggulan masing-masing. Kita sebagai generasi milenial harus bisa memanfaatkan media sosial dengan baik. Berikut merupakan beberapa cara memanfaatkan media sosial : 1.       Mempromosikan Bisnis Sebagian generasi C usia produktif biasanya menggunakan media sosial untuk mempromosikan bisnis. Sekarang, bisnis online maupun offline bisa dipromosikan secara maksimal melalui media sosial yang tepat, seperti Instagram, Youtube, dan Facebook. Semakin banyak followers media sosialmu, maka semakin besar pula kesempatan untuk mendapatkan pelanggan baru. Personal branding bisnis melalui media sosial harus dilakukan secara terencana supaya bisnismu memiliki ciri khas yang membuat pelanggan tak mau beralih ke kompetitor. 2. ...
  TEORI KOMUNIKASI KONTEMPORER   Komunikasi merupakan hal yang pasti dilakukan oleh manusia dalam kehidupannya, demikian juga dengan hewan. Komunikasi merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia dalam menjalani kehidupannya. Bahkan seorang bayi pun sudah dapat melakukan komunikasi, seperti ketika ia menangis itu bsia jadi menandakan bahwa ia sedang lapar atau tidak nyaman. Maka jelaslah bahwa komunikasi adalah hal penting yang harus dipelajari dan dipahamai. Studi komunikasi dewasa ini telah banyak melahirkan berbagai macam teori yang masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri. Ada banyak teori entang komunikasi. Berdasarkan kurun waktu dan pemahaman atas makna komunikasi, teori komunikasi semakin hari berkembang seiring berkembangnya teknologi informasi yang memakai komunikasi sebagai fokus kajiannya. Teori komunikasi kontemporer yang merupakan perkembangan dari teori komunikasi klasik melihat fenomena komunikasi tidak fragmatis. Artinya, komunikasi dipan...